Postingan

CERITA DIBALIK KUIL ANGKER

  Cerita Dibalik Kuil Angker By: Angelie Ade Kantari Matahari baru saja menenggelamkan warnanya yang kemerahan, hendak berganti dengan gelapnya malam. Adzan Maghrib berkumandang mengudara dari kejauhan. Dimana seharusnya tak boleh seorang pun berkeliaran jika sudah memasuki waktu tersebut. Rumah-rumah tertutup rapat, pintu harus terkunci, jendela pun jangan sampai ketinggalan. Dipercaya jika sudah masuk waktu Maghrib para makhluk halus mulai beraktivitas untuk mencari mangsanya terutama pada anak-anak. Orang-orang tua menyebutnya dengan, sandikale . Ya, memang begitu seharusnya. Tetapi, nasib sial menimpa lima orang bocah yang dilanda penyesalan. Mereka saling menatap satu sama lain. Di tengah lapangan yang temaram di bawah lampu jalan, beberapa laron terbang seperti menari-nari pada naungan cahaya redup tersebut. Belum lagi perasaan kalut yang menyelimuti mereka. Cerita berawal ketika ke-lima bocah ini asyik bermain bola, bolos mengaji. Satu diantaranya menjadi kiper dan sisanya...

Kemaliq Ranget

 Menelusuri dari googlemap, ada sebuah lokasi yang sedikit membingungkan, yakni pura Ranget. Setahu saya, di tempat tersebut tidak ada masyarakat yang beragama selain Islam. Lalu mengapa ada bangunan pura di tempat itu. Akhirnya saya mencoba menelusuri lebih jauh dengan datang langsung ke lokasi, dan mewancarai Kepala Dusun Ranget, Bapak Septori Wirawan.    Benar saja. Pak Kadus dengan tegas mengatakan bahwa warganya tidak ada yang beragama selain Islam. Persoalan pura Ranget menurutnya, merupakan konflik berkepanjangan antara masyarakat setempat sebagai pemilik dengan masyarakat pendatang yang mengaku memiliki sebidang tanah di seputaran kemaliq.  “Masyarakat setempat dan para ahli waris tidak pernah menjual tanahnya, tapi anehnya mereka sudah memiliki sertifikat tanah. Anehnya lagi, tanah tersebut juga dimiliki oleh sebuah perusahaan air minum daerah.” Ungkap pak kadus dengan wajah muram.   Kasus ini menjadi kian rumit dikarenakan banyaknya kepentingan ya...

BUDAYA UNIK SUKU SASAK: APA ITU KEMALIQ?

Penulis: Angelie Ade Kantari Assalamu'alaikum. Halloo sobat readers , ada yang baru nih dari mimin. Btw, ini tulisan pertama dari mimin lho! Senang rasanya bisa memberi secuil pengetahuan yang dapat bermanfaat bagi sobat readers sekalian. Pada tulisan mimin yang pertama ini akan mengupas sedikit tentang salah satu kebudayaan yang ada di pulau Lombok. Penasaran, kan? Yuk, langsung aja baca tulisan di bawah ini! Pulau Lombok adalah sebuah pulau di kepulauan Sunda Kecil atau Nusa Tenggara yang terpisahkan oleh Selat Lombok dari Bali di sebelah barat dan Selat Alas di sebelah timur dari Sumbawa. Pulau Lombok memiliki suku yang bernama suku Sasak. Suku Sasak adalah suku bangsa yang mendiami pulau Lombok dan menggunakan bahasa Sasak. Orang suku Sasak yang mula-mula mendiami pulau Lombok menggunakan bahasa Sasak sebagai bahasa sehari hari. Pulau Lombok terkenal dengan sebutan Pulau Seribu Masjid, karena memang memiliki masjid yang banyak dengan jarak yang dekat. Lombok terbagi menjadi emp...